"Tulisan pada Tembok" memuat puisi-puisi awal Acep Zamzam Noor. Membacanya memungkinkan kita melacak akar kepenyairan Acep Zamzam Noor pada tradisi pesantren.
Category: Nonfiksi
Pertemuan pembaca dengan sajak seorang penyair adalah "kesunyian masing-masing". Berikut pertemuan saya dengan sajak "Ritual Kepiluan" dan "Rakyat Perah" karya Aslan Abidin.
Meninggal bunuh diri dalam usia muda, Ryunosuke Akutagawa adalah penulis prolifik. Dia biasa dianggap Bapak Cerpen Jepang dan namanya diabadikan sebagai nama salah satu kusala bergengsi.
"Masa Depan Sebuah Ilusi" adalah salah satu buku SIgmund Freud yang kontroversial karena kritiknya terhadap agama sekaligus peradaban. Penyair sekaligus kritikus sastra T.S. Eliot menulis ulasan menarik sekaligus pedas tentang buku tersebut.
Umberto Eco adalah salah seorang penulis dunia yang mengalami era tulis tangan, mesin ketik, dan komputer. Bagaimana pendapatnya mengenai peran komputer dalam kaitannya dengan kreasi teks?
Al-Rawdah al-Athir fi Nuzhat al-Khathir adalah teks erotologi karangan Syaikh Muhammad Al-Nafzawi yang diperkirakan hidup pada abad 16 M. Teks ini dikenal di Barat berkat terjemahan Burton. Terjemahan baru yang dilakukan dari teks sumber yang ada menunjukkan beberapa perbedaan signifikan.
Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau (Gramedia Pustaka Utama, 2020) karya M. Aan Mansyur hadir sebagai sebuah antologi puisi yang tak abai tampilan visual. Puisi-puisi di dalamnya menyoroti relasi antara keluarga dengan individu sebagaimana juga antara keduanya dengan "komunitas" yang lebih besar: masyarakat dan negara.
Cerita "Sumur" (Gramedia Pustaka Utama, 2021) karya Eka Kurniawan pertama kali dipublikasikan edisi terjemahannya, "The Well" dalam antologi 36 penulis dari berbagai negara berjudul "Tales of Two Planets" (Penguin Books, 2020). Cerita ini menyajikan potret muram kehidupan manusia akibat alam yang berubah, potret muram bukan hanya kehidupan manusia secara komunal melainkan juga kehidupan mereka sebagai individu.
Junichiro Tanizaki adalah salah satu sastrawan Jepang paling terkenal dari generasinya. Karya-karyanya banyak mengangkat erotisisme dalam berbagai bentuk.
Seberapa pentingkah kover sebuah buku? Dalam esai ini Orhan Pamuk menjawab pertanyaan itu dalam sembilan catatan ringkas yang asyik.

















