Saut Situmorang menulis tentang apa yang dia sebut Fobia Metafora dalam puisi Indonesia. Tulisan ini menyodorkan berbagai poin janggal dalam tulisannya yang sudah dibahas secara lebih detail dalam esai "Di 2023 Ini Metafora Tak Kedengaran Lagi?".
Tag: M. Aan Mansyur
Antologi puisi M. Aan Mansyur, Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu (Shira Media, 2021), memuat 36 puisi disertai 9 ilustrasi menawan. Apa yang ditawarkan oleh puisi-puisi dalam antologi yang dikemas eksklusif ini?
Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau (Gramedia Pustaka Utama, 2020) karya M. Aan Mansyur hadir sebagai sebuah antologi puisi yang tak abai tampilan visual. Puisi-puisi di dalamnya menyoroti relasi antara keluarga dengan individu sebagaimana juga antara keduanya dengan "komunitas" yang lebih besar: masyarakat dan negara.










