Telisik Pilihan Cerpen Kompas 2023
- Cerpen Kompas Januari
- Cerpen Kompas Februari
- 5 Februari, “Nama-Nama di Batu Nisan”, Muna Masyari.
- 12 Februari, “Laki-Laki di Pohon Kelapa”, Boni Chandra.
- 19 Februari, “Grup Whatsapp”, Ratna Ayu Budhiarti. Telisik: Tari dan Huruf “P” Pada Grup Whatsapp “Royal Pamily”.
- 26 Februari, “Lima Menit Biola di Kelas Matematika”, Kurnia JR.
- Cerpen Kompas Maret
- 5 Maret, “Bangkai Anjing”, Elvan De Porres. Telisik: Bangkai Anjing Tempat Bertukar Kejam dengan Kasih.
- 12 Maret, “Ramuan Pahit dan Pertarungan Pamungkas”, Ni Komang Ariani.
- 19 Maret, “Mati Bersama”, Bagus Dwi Hananto.
- 26 Maret, “Soto Mi Tanpa Mi”, Sena Widya.
- Cerpen Kompas April
- 2 April, “Biografi Luka”, Yuditeha.
- 9 April, “Toko Kelontong Koh San”, Gabriella Kusuma. Telisik: Kambing Hitam di Toko Kelontong Koh San.
- 16 April, “Ikan-Ikan Buta Rumphius”, Raudal Tanjung Banua.
- 30 April, “Mama Eta”, Silvester Petara Hurit.
- Cerpen Kompas Mei
- 7 Mei, “Pohon-Pohon Jalan Protokol”, Kiki Sulistyo.
- 14 Mei, “Setelah 69 Tahun Menunggu Godot”, Jimmy Anggara.
- 21 Mei, “Elliza Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya”, Zaenal Radar T.
- 28 Mei, “Menabur Cinta Ibu di Atas Tulang Bapak”, Maulidia.
- Cerpen Kompas Juni
- Cerpen Kompas Juli
- 2 Juli, “Ra Tanca”, Risen Dhawuh Abdullah.
- 9 Juli, “Malu”, Putu Wijaya.
- 16 Juli, “Adakalanya Malaikat Menangis”, Indra Tranggono.
- 23 Juli, “Ridwan Merebut Dunianya”, Supartika.
- 30 Juli, “Pengasingan ke Jawa”, Ita Siregar.
- Cerpen Kompas Agustus
- 6 Agustus, “Homo Sapiens–Cosmos I: Manusia yang Berdoa”, Kurnia Gusti Sawiji.
- 13 Agustus, “Dua Orang Pendoa”, Yuan Jonta.
- 20 Agustus, “Bukit yang Tidak Selesai Dibangun”, Adam Gottar Parra.
- 27 Agustus, “Istri Sempurna”, Aveus Har.
- Cerpen Kompas September
- 3 September, “Mo Thian Liang”, Sunlie Thomas Alexander.
- 10 September, “Perempuan yang Menikahi Tubuhnya Sendiri”, M Rifdal Ais Annafis.
- 17 September, “Jangan Mengintip di Rumah Tante Ernies”, Yudhi Herwibowo.
- 24 September, “Istirahat”, Ayu Febriana.
- Cerpen Kompas Oktober
- 1 Oktober, “Pohon Larangan di Bengayoan”, Nafi’ah Al-Ma’rab.
- 8 Oktober, “Bunga-bunga Beracun di Rok Lipit Retno”, Cindy Wijaya.
- 15 Oktober, “Juru Tangis dalam Tiga Babak”, Ade Mulyono.
- 22 Oktober, “Apakah Langit Akan Biru Hari Ini?”, Rizqi Turama.
- 29 Oktober, “Suatu Hari, Kamu Akan Mengerti”, Raisa Kamila.
- Cerpen Kompas November
- 5 November, “Fragmen Kehidupan Pahlawan”, Bamby Cahyadi.
- 12 November, “Cumbu Ular”, Risda Nur Widia.
- 19 November, “Polong”, T Agus Khaidir.
- 26 November, “Mawarni, Shibuya, dan Kucing Lainnya”, Eko Darmoko.
- Cerpen Kompas Desember
- 3 Desember, “Dilalap dalam Lelap”, Miranda Seftiana.
- 10 Desember, “Penumpang ke Bogor dan Arisan Terakhir”, Hasan Aspahani.
- 17 Desember, “Baliho”, Gde Aryantha Soethama.
- 24 Desember, “Semar”, Putu Wijaya.
- 31 Desember, “Mi-Re-Do-Sol… Sol-Mi-Re-Do!”, Seno Gumira Ajidarma.