Arketipe & Varian Cerpen “Kebaya Merah di Tebing Kanal” Martin Aleida: Catatan Pendek tentang Swaplagiarisme Cerita Pendek

Cerpen "Kebaya Merah di Tebing Kanal" karya Martin Aleida dipublikasikan di Kompas edisi 18 Juni 2023. Tanggal 8 Juli 2023 Jawa Pos memublikasikan cerpen berjudul sama karya pengarang yang sama. Apakah publikasi tersebut termasuk publikasi ganda dan karenanya termasuk swaplagiarisme cerpen?

Tari dan Huruf “P” Pada Grup Whatsapp “Royal Pamily”

Cerpen "Grup Whatsapp" karangan Ratna Ayu Budhiarti dipublikasikan di Kompas Minggu edisi 19 Februari 2023. Cerpen terlihat sederhana tetapi jika ditelisik menggunakan Psikoanalisis Jacques Lacan menunjukkan bahwa ia mengangkat persoalan penting tentang pembentukan subjek.

Lucretia, Catia, dan Suami yang Kursi Rusak Itu

Cerpen Kompas "Batavia yang Tak Sesuai Rencana Lucretia" karangan Sasti Gotama dipublikasikan dalam edisi 15 Januari 2023. Cerpen mengangkat persoalan yang selalu kontemporer sampai kapan pun, yaitu asmara, dalam hal ini melibatkan Lucretia van der Maas, Bastiaan van der Maas, dan Catia di Batavia tahun 1898.

Site Footer

Sliding Sidebar

Tentang Penulis

Tentang Penulis

Cep Subhan KM. Lahir di Ciamis tanggal 6 Juni. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi bersama Ludah Surga (2006) dan Kata Orang Aku Mirip Nabi Yusuf (2007), sementara beberapa puisinya diikutkan dalam antologi penyair muda Ciamis Kota Menjadi Kata (2017). Sudah menerbitkan novel Serat Marionet (2011) dan dwilogi Yang Tersisa Usai Bercinta (2020) dan Yang Maya Yang Bercinta (2021), dan satu buku puisi, Hari Tanpa Nama (2018). Satu novelnya yang lain, Kosokbali (2021), bisa dibaca di portal Kwikku. Esai-esainya tersebar dalam Jurnal Sajak, Jurnaba.co, dan beberapa media daring lain. Esai kritik sastranya menjadi Pemenang II Sayembara Kritik Sastra DKJ 2022 dan Juara 2 Lomba Kritik Sastra Dunia Puisi Taufiq Ismail 2023.