Kontrak Ajaib dengan Pembajak Buku

Najib Mahfuz

PENERBIT YANG menerbitkan buku-buku saya, Al-Sahhar, selama bertahun-tahun selalu berurusan dengan saya dengan cara yang benar dan sopan. Meskipun demikian, ketika sebuah buku diterbitkan di Mesir, atau karya tertentu dimuat berseri dalam sebuah surat kabar atau majalah, orang langsung mendengar kabar bahwa ia telah dibajak dan diterbitkan di Libanon atau Maroko. Ini tidak selalu berarti sepenuhnya buruk karena ada jumlah besar pembaca di Afrika Utara yang berkenalan dengan karya-karya saya sebagian besar melalui edisi-edisi bajakan.

Pembajakan memang merepresentasikan kerugian finansial, tetapi pembajakan juga bisa menghasilkan keuntungan kultural. Sering kali kawan-kawan pulang dari luar negeri membawa edisi-edisi karya-karya saya yang baru saya ketahui keberadaannya. Saya ingat benar pernah menerima sepucuk surat dari seorang pembaca yang memberi tahu saya bahwa salah satu novel saya dibajak dan dijual di Libanon, dan bahwa di dalamnya ada beberapa perbedaan dengan versi yang diterbitkan oleh Al-Sahhar.

Baca juga: Najib Mahfuz tentang Pembaca dan Penulis

Saya sebenarnya pernah menandatangani sebuah kontrak dengan seorang pembajak hak cipta. Pada suatu hari saya sedang duduk di Kafe Riche ketika seorang Libanon bertubuh jangkung memperkenalkan diri kepada saya seperti ini: “Saya penerbit yang membajak seluruh novel anda dari mulai Khufu’s Wisdom 1novel pertama Najib Mahfuz, terbit tahun 1939. sampai Miramar 2novel keenam belas Najib Mahfuz, terbit tahun 1967..” Saya menanyakan keperluan dia dan dia menjelaskan bahwa dia ingin saya menandatangani sebuah kontrak yang memberinya hak untuk menjadi “pembajak resmi hak cipta” saya. Rupanya, sedemikian ketatnya persaingan anara para pembajak sampai-sampai dia menginginkan satu kesepakatan khusus. Saya tentu saja akan mendapatkan royalti sebagai penulis. Saya anggap hal ini sangat logis dan saya pun langsung menandatangani kontrak tersebut.

4 Juli 1996.

Sumber: Najib Mahfuz, “Friendly Pirates,” dalam Mahfouz Centennial Library Vol. 19: Echoes of an Autobiography, The Dreams, The Dreams of Departure, and Naguib Mahfouz at Sidi Gaber. Cairo: The American University in Cairo Press, 2011.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar

Tentang Penulis

Tentang Penulis

Cep Subhan KM. Lahir di Ciamis tanggal 6 Juni. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi bersama Ludah Surga (2006) dan Kata Orang Aku Mirip Nabi Yusuf (2007), sementara beberapa puisinya diikutkan dalam antologi penyair muda Ciamis Kota Menjadi Kata (2017) dan Suluk Santri (2018). Sudah menerbitkan novel Serat Marionet (2011) dan dwilogi Yang Tersisa Usai Bercinta (2020) dan Yang Maya Yang Bercinta (2021), serta satu buku puisi, Hari Tanpa Nama (2018). Satu novelnya yang lain, Kosokbali (2021), bisa dibaca di portal Kwikku. Esai kritik sastranya menjadi Pemenang II Sayembara Kritik Sastra DKJ 2022, Juara 2 Lomba Kritik Sastra Dunia Puisi Taufiq Ismail 2023, Pemenang I sekaligus Naskah Pilihan Juri Sayembara Kritik Sastra DKJ 2024, dan Pemenang I Sayembara Kritik Puisi Kalam 2024. Sebagian dari esai kritik sastranya sudah diterbitkan dalam antologi Tiga Menguak Chairil: Media, Perempuan, & Puitika Kiri (Anagram, 2024) dan Perempuan dalam Bibliografi Pembaca (Velodrom, 2025).