Mengunjungi Kembali Maria Pinto, Natalie, dan Afair-Afair Lain

"Kuda Terbang Maria Pinto" adalah salah satu antologi cerpen legendaris dalam kesastraan kita. Antologi ini memenangi Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2004 untuk kategori Fiksi. Seperti apa gambaran cerpen-cerpen di dalamnya dari sudut pandang Psikoanalisis?

Menyigi “Persembunyian Terakhir Ilyas Hussein”

"Persembunyian Terakhir Ilyas Hussein dan Cerita-Cerita Lainnya" (Buku Mojok, 2022) memuat 18 cerpen Muhammad Nanda Fauzan. Cerpen-cerpen di dalamnya mengolah anasir sejarah, mengelaborasi variasi teknik fokalisasi dan menyisipkan simbol-simbol sehingga cerita tersaji dengan khas.

Site Footer

Sliding Sidebar

Tentang Penulis

Tentang Penulis

Cep Subhan KM. Lahir di Ciamis tanggal 6 Juni. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi bersama Ludah Surga (2006) dan Kata Orang Aku Mirip Nabi Yusuf (2007), sementara beberapa puisinya diikutkan dalam antologi penyair muda Ciamis Kota Menjadi Kata (2017). Sudah menerbitkan novel Serat Marionet (2011) dan dwilogi Yang Tersisa Usai Bercinta (2020) dan Yang Maya Yang Bercinta (2021), dan satu buku puisi, Hari Tanpa Nama (2018). Satu novelnya yang lain, Kosokbali (2021), bisa dibaca di portal Kwikku. Esai-esainya tersebar dalam Jurnal Sajak, Jurnaba.co, dan beberapa media daring lain. Esai kritik sastranya menjadi Pemenang II Sayembara Kritik Sastra DKJ 2022 dan Juara 2 Lomba Kritik Sastra Dunia Puisi Taufiq Ismail 2023.